>>>
you're reading...
Ekonomi & Kewirausahaan, Parawisata

Siapkah Lombok Menelikung Bali?

Pulau Lombok

Boeing 737 GA400 milik maskapai Garuda tadi pagi sukses mendarat untuk pertama kalinya di landasan pacu Bandara Internasional Lombok (Kompas, 01/10/11). Pendaratan yang berjalan mulus tersebut merupakan pertanda dibukanya secara resmi bandara baru yang berada di Lombok Tengah ini, sekaligus pertanda ditutupnya bandara lama Seleparang yang berada di Mataram, Lombok, NTB.

BIL si pembuka pintu

Pintu gerbang perekonomian dan pariwisata jelas terbuka sangat lebar dengan diresmikannya BIL. Tinggal bagaimana pemerintah dan masyarakat Lombok memanfaatkan mementum ini agar tidak lewat begitu saja. Hangat-hangat tahi kotok, kata orang dulu.

Bukan rahasia umum, kalau Lombok saat ini dan kemarin lusa, jauh tertinggal dibanding dengan pulau tetangganya, Bali. Dari berbagai bidang. Terima gak terima, Lombok kalah langkah daripada Bali yang telah menjadi ikon pariwisata dunia. Nama Bali malah lebih tenar dari induknya, Indonesia. Padahal secara potensi hasil alam dan pariwisata tidak kalah daripada Bali. Malah secara kasat mata lebih unggul. Tempat wisata yang ada di Bali juga ada di Lombok. Saya jamin itu. Malah lebih alami di Lombok daripada tetangga sebelahnya.

Lombok punya segalanya

Lombok punya gunung berapi tertinggi ke-2 di Indonesia setelah gunung Kerinci di pulau Sumatera. Siapa yang tidak kenal Rinjani, salah satu gunung yang memiliki ekosistem lengkap nan menawan. Saya jatuh cinta olehnya. Namun lagi-lagi sarana dan prasarana yang tidak terawat yang membuat Rinjani terkesan “kumuh”. Apa yang saya temui di Rinjani saat pendakian dulu, lumrah saya temui juga di gunung-gunung yang ada di pulau Jawa. Sampah berserakan. Pos pendakian yang kosong melompong tinggal atap dan tiang. Ada toilet portable warna hijau, namun lagi-lagi tidak terurus dan dibiarkan ditumbuhi ilalang tinggi sepusar. Ini satu contoh.

Namanya pak Muhid. Salam buat beliau kalau ketemu ya

Laut dan pantai. Apa yang tidak dipunyai Lombok? Lombok punya Senggigi. Bali punya Kuta, Lombok tidak mau kalah, ada Kuta juga di Lombok. Lombok punya Gili. Gili Trawangan pulau tanpa klakson motor dan mobil. Pulau tanpa asap knalpot. Pulau yang mempunyai ritme kehidupan sendiri.

Sumber alam jelas Lombok jauh lebih unggul daripada Bali. Pertanian menduduki rangking tertinggi, terutama di kabupaten Lombok Tengah. Hasil laut juga paten. Lombok merupakan penghasil mutiara dengan kwalitas bagus. Ada juga rumput laut dan sumber alam lainnya yang tersembunyi.

Pemberdayaan masyarakat Lombok itu penting!

Yang jadi pertanyaan, kenapa Lombok tidak bisa seperti Bali? Sumber daya manusia. Itu jawaban tepatnya. SDM yang mampu menyokong pertumbuhan pariwisata itu yang masih sangat langka di Lombok. Umumnya masyarakat Lombok masih belum begitu “welcome” dengan wisatawan, bila yang menjadi tolak ukur Bali tentunya. Bila anda berkunjung ke Bali, lalu menyeberang ke Lombok. Anda akan rasakan perbedaan arti “welcome” yang saya maksud tadi.

Di samping sumber daya manusianya yang rendah. Tingkat kriminal di Lombok relatif lebih tinggi daripada di Bali. Keamanan masih perlu lagi ditingkatkan bila pemerintah Lombok mau menelikung Bali di belokan tajam pariwisata dunia. Jangan sampai wisatawan merasa was-was saat berkendara malam hari. Jangan sampai pembobolan villa marak terjadi—banyak kasus pembobolan villa di Bali dilakukan komplotan dari Lombok—ini fakta.

Terakhir, janji Gubernur Zainul Majdi untuk menyelesaikan sarana juga prasarana yang belum rampung di tahun ini semoga bisa terwujud. Ingat, tinggal beberapa bulan lagi tahun 2011 bakal habis lho pak.

Beroperasinya BIL pada sabtu ini (01/10/11) tentu membawa harapan positif masyarakat Nusa Tenggara Barat dan Lombok Khususnya. Namun harapan itu juga harus didukung peran nyata pemerintah dengan mengadakan program-program pemberdayaan masyarakat. Agar kedua belah pihak mampu mensinergikan aura positif perubahan untuk masyarakat NTB.

Sukses NTB!!

Advertisements

About Tototapalnise

Rakyat Indonesia yang cinta hati, jiwa dan raga untuk bangsanya.

Discussion

8 thoughts on “Siapkah Lombok Menelikung Bali?

  1. pengen ke lombok…:D

    Posted by Koki Imut | October 3, 2011, 6:04 am
  2. saya sudah ke Gili Trawangan, Gili Meno, Senggigi….TOP banget…suasana&keindahan alamnya…ajipppp..

    Posted by joecm161 | October 5, 2011, 2:09 am
  3. ditunggu :*..hehehe

    Posted by Koki Imut | October 6, 2011, 9:01 am
  4. Saya bangga jadi orang Lombok. Semoga keamanannya tetap kondusif.
    Tapi sampai saat ini masih penerbangan domestik aja ya?
    terimakasih telah berbagi.

    Posted by Irfan Handi | October 10, 2011, 7:13 pm

Tinggalkan pesan :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 10,119 Ciluk baaa!!

Ragam Tulisan

Archives

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Alexa Certified Site Stats for indonesiakusociety.wordpress.com
%d bloggers like this: