>>>
you're reading...
Ekonomi & Kewirausahaan, Motivasi & Prestasi

Miskin dan Kaya Karena Asap Rokok.

Asap Knalpot dan rokok sama jahatnya

Sepertinya judul di atas terlalu provokatif ya? hehehe..mau gak mau untuk menyadarkan seseorang itu memang butuh kata – kata kasar. Terkadang 😀

Menurut Pak Rusman Heriawan, Kepala Biro Pusat Statistik (BPS), mengurangi tingkat kemiskinan masyarakat Indonesia harus dibarengi dengan dengan pengurangan konsumsi rokok. Lho kok bisa?

Si miskin yang doyan rokok

Ya bisa saja. Masih menurut beliau dan saya amini pula, masyarakat miskin di negara kita saat ini cenderung mendahulukan membeli rokok daripada beras. Jadi wajar kalau ada istilah sarapan pagi-pagi itu enaknya, “ngudut lan ngopi”. Maksudnya, merokok dan minum kopi. Mau sehat darimana coba? Tubuh belum dapat asupan energi, sudah dijejali dengan racun dalam rokok. Ironis.

Dari data yang dikumpulkan oleh BPS. Pengeluaran terbesar pertama masyarakat di bawah garis kemiskinan itu beras. Pengeluaran nomor dua, rokok. Dibaca lagi. Pengeluaran nomor dua rokok. Lantas kemana pengeluaran untuk lauk pauk? Ya lauk sewajarnya saja, yang penting mulut tidak asam. Sekali lagi sebuah ironi kehidupan.

Namun saat ini semakin banyak rakyat Indonesia yang berada di garis kemiskinan memilih ‘membakar’ uang demi rokok. Tindakan yang sangat kontra produktif, karena lebih mementingkan rokok daripada membeli beras. Jadi lumrah kalau melihat tukang becak merokok. Pemulung merokok. Kuli bangunan dan kuli angkut juga giat merokok.

Si kaya juragan rokok

Dari data yang dirilis oleh FORBES 2011, orang Indonesia terkaya yang masuk daftar orang terkaya dunia adalah Budi Hartono. Orang terkaya Indonesia nomer satu ini nangkring di posisi 208 dari 1.210 orang kaya dunia. Saudaranya Michael Hartono menduduki peringkat orang kaya ke-2 Indonesia.

Siapa mereka? dua saudara Hartono itu merupakan pewaris perusahaan Djarum, iya perusahaan yang memproduksi rokok Djarum. Memang berdasarkan data, dibanding pemasukan dari kepulan asap rokok Djarum, pendapatan mereka terbesar disumbang oleh Bank milik mereka, BCA dan juga perkebunan Kelapa Sawit seluas 65.000 hektar di Kalbar, Kalimantan Barat.

Jangan mau memperkaya si kaya dengan rokok

Godaan rokok memang maut :p

Terlepas dari data di atas, usaha awal keluarga Hartono tentu saja berangkat dari perusahaan rokok Djarum. Djarumlah yang membesarkan mereka. Djarumlah yang menempatkan mereka  menjadi orang kaya Indonesia. Djarumlah yang memberi modal mereka untuk melebarkan sayapnya untuk bisnis yang lain. Perbankan, property juga elektronik.

Ironisnya, si miskinlah yang memperkaya mereka. Semisal, saya dulu merokok Sampoerna mild, sebungkusnya 11rb. Andai minimal saya sehari habis satu bungkus, tinggal kalikan saja 11 ribu x 30 hari = 330 ribu. Ini hasi minimal, secara banyak yang merokok lebih dari sebungkus dalam sehari. Itu belum kali berapa juta orang yang merokok di Indonesia. Jadi wajar bila banyak jutawan terlahir dari usaha asap rokok. Contohnya Djarum tadi.

Masih mau membakar uang demi rokok? Coba uang 330 ribu dialokasikan untuk hal yang menyehatkan atau yang bermanfaat. 330 ribu bukan jumlah yang sedikit lho apalagi di mata mereka yang masih kekurangan. Bisa buat bayar SPP anak. Bisa buat beli lauk pauk 4 sehat 5 sempurna semisal dan banyak lagi yang bisa dibeli dengan uang tersebut.

Cara efektif berhenti merokok

Saya berharap, setelah membaca artikel ini banyak yang dengan kesadaran sendiri untuk berhenti merokok. Minimal ya untuk saat ini mengurangi.

Kenapa saya bisa berkata demikian, ya karena saya bisa berhenti merokok saat ini karena kesadaran diri sendiri. Tidak karena disuruh orang lain. Tidak juga karena cukai rokok yang dinaikkan oleh pemerintah. Karena cari paling ampuh dan efektif adalah kesadaran sendiri untuk berhenti merokok.

Nah artikel ini bertujuan bukan untuk menyuruh anda berhenti merokok seketika, namun untuk menambah kesadaran anda bahwa berhenti merokok itu lebih baik dilakukan saat ini juga tanpa pikir panjang lagi. Selesai!! 😀

Sumber referensi: ESQNews / KompasKeuangan

Advertisements

About Tototapalnise

Rakyat Indonesia yang cinta hati, jiwa dan raga untuk bangsanya.

Discussion

3 thoughts on “Miskin dan Kaya Karena Asap Rokok.

  1. emang payah orang yg ngerokok
    dikibuli orang kok mau, yg bikin rokok aja dia sndiri gx merokok karena sama aja bakar uang
    ngapain yg nyari uang malah di bakar jadi rokok

    oon orang2 tu

    Posted by ww | September 21, 2011, 2:43 am
  2. Mas WW lagi ngamuk…wekekeke :p

    Posted by Togog | September 21, 2011, 3:26 am

Tinggalkan pesan :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 10,119 Ciluk baaa!!

Ragam Tulisan

Archives

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Alexa Certified Site Stats for indonesiakusociety.wordpress.com
%d bloggers like this: